Beberapa Tanaman Hias Ini Tak Butuh Air Berlebih, Kapan Waktunya Disiram?

Nurrizka Nasywa Tsabitah, Jurnalis
Selasa 29 September 2026 07:05 WIB
Ilustrasi menyiram tanaman hias. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Menyiram tanaman hias secara rutin memang jadi cara sederhana untuk merawatnya. Namun, menyiram tanaman pada hari yang sama setiap minggu justru bisa membuat tanaman kekurangan atau kelebihan air.

Jadwal penyiraman justru tak perlu dibuat. Dilansir dari Southern Living, kebutuhan air setiap tanaman bisa berubah tergantung pada kondisi lingkungan.

“Menetapkan jadwal penyiraman tanpa memperhatikan kondisi tanaman biasanya justru menyebabkan penyiraman berlebihan atau kekurangan air,” kata Leslie F. Halleck, Ahli Hortikultura Profesional sekaligus penulis buku Tiny Plant and Home Greenhouse Revival.

Sementara itu, ahli hortikultura dari Costa Farms, Justin Hancock, mengatakan kebutuhan air tanaman bisa berubah sepanjang tahun. “Cahaya, suhu, dan tingkat kelembapan relatif dapat memengaruhi seberapa banyak air yang diserap tanaman. Jadi, seiring perubahan musim, sebaiknya periksa tingkat kelembapan daripada hanya mengikuti jadwal,” ujarnya.

Kenali Jenis Tanamanmu

Setiap tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda. “Kenali spesies tanamanmu terlebih dulu. Cari tahu kondisi alam di luar ruangan, serta jenis sistem perakarannya,” kata Halleck.

Beberapa tanaman menyukai tanah yang lembap tetapi tidak becek. Sementara itu, tanaman lain justru membutuhkan tanah yang lebih kering.

Tanaman yang menyimpan banyak air, seperti lidah mertua, sukulen, dan kaktus, umumnya membutuhkan lapisan tanah bagian atas kering. Sebaliknya, banyak jenis pakis membutuhkan media tanam yang tetap lembap tetapi tidak tergenang.

Tanaman juga dapat menunjukkan perubahan kebutuhan airnya. Misalnya Alocasia dapat mengalami fase istirahat ketika hari semakin pendek dan suhu mulai menurun sehingga pertumbuhannya melambat dan daunnya berguguran.

Cara Mengetahui Tanamanmu Butuh Air

Sebelum menyiram, perhatikan kondisi tanaman dan media tanamnya. Setiap tanaman dapat mengering dengan kecepatan berbeda tergantung jenis akar, wadah, dan lingkungan tempatnya tumbuh.

Memeriksa kelembapan tanah menjadi salah satu cara paling mudah untuk mengetahui kebutuhan air tanaman. Hal ini juga bisa mencegah tanaman mendapat terlalu banyak air.

1. Angkat Pot Tanaman

Salah satu cara sederhana untuk memeriksa kebutuhan air adalah dengan mengangkat pot. Cara ini dapat dilakukan pada tanaman berukuran kecil.

Tanaman dengan media tanam yang basah biasanya terasa lebih berat karena air terserap di dalamnya. Setelah beberapa kali mencoba, kamu akan lebih mudah membedakan pot yang ringan karena kekurangan air dan pot yang masih cukup lembap.

Perhatikan juga warna campuran media tanam karena warnanya bisa berbeda tergantung apakah basah atau kering. “Serat kelapa, misalnya, warnanya semakin terang seiring dengan semakin keringnya,” kata Halleck.

2. Periksa Kondisi Tanah

Cara lainnya adalah memasukkan jari beberapa sentimeter ke dalam tanah untuk merasakan langsung apakah tanahnya kering, lembap, atau basah dan becek. Jika tanah terasa kering, tanaman mungkin membutuhkan air. Tetapi, tetap perhatikan kebutuhan air masing-masing tanaman sebelum menyiram.

3. Perhatikan Kondisi Daun

Tanaman juga akan memberikan beberapa petunjuk. Daun yang layu atau terkulai merupakan salah satu tanda yang paling mudah terlihat.

Selain itu, perhatikan perubahan warna dan kilau daun. Banyak tanaman hias akan terlihat kehilangan sedikit kilau ketika mereka mulai kekurangan air.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya