Tak Hanya Latihan, Ini Alasan Atlet Tenis Meja Juga Perlu Recovery dan Strengthening

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Selasa 29 September 2026 08:05 WIB
Atlet tenis meja Indonesia menjalani persiapan fisik. (Foto: dok Mei Sada Sirait/Okezone)
Share :

Dalam persiapan atlet, recovery bukan hanya berarti berhenti berlatih ketika tubuh terasa lelah. Namun pemulihan penting untuk membantu tubuh kembali siap melakukan aktivitas fisik berikutnya. 

Karena itu, program recovery juga bisa berjalan berdampingan dengan latihan penguatan dan peningkatan kemampuan gerak. Physiorehab memadukan manual therapy, latihan fisik, serta teknologi pendukung dalam layanan fisioterapinya. 

Program juga dibuat berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. Untuk para atlet tenis meja Indonesia, pendekatan tersebut diterapkan melalui rangkaian treatment, recovery, mobility, dan strengthening selama masa Training Camp.

Pendampingan Para Atlet

Program ini melibatkan 12 atlet nasional, yakni Muhammad Bima Abdi Negara, Muhammad Naufal Junindra Irawan, Gusti Syaiful Desrizal, Affan Mauladana Pratama, Muhammad Kahfi Inzaghi, Braydon Juvensim Susilo, Citra Rasmi, Almaira Nebuchadnezzar, Cindy Marcella Putri, Komang Anik Sudarnita, Ni Ketut Devinta Maharani, dan Siti Aminah.

Mereka menjalani pendampingan hingga sebelum keberangkatan ke Jepang pada 17 September 2026. Pelatih Tim Tenis Meja Indonesia, Anton Suseno, mengatakan dukungan fisioterapi membantu menjaga kondisi fisik atlet selama menjalani Training Camp.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya