Tak Hanya Latihan, Ini Alasan Atlet Tenis Meja Juga Perlu Recovery dan Strengthening

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Selasa 29 September 2026 08:05 WIB
Atlet tenis meja Indonesia menjalani persiapan fisik. (Foto: dok Mei Sada Sirait/Okezone)
Share :

JAKARTA - Persiapan Tim Tenis Meja Indonesia menuju pesta olahraga Asia atau Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, tak hanya diisi dengan latihan teknik dan strategi pertandingan. Kondisi fisik para atlet juga menjadi perhatian agar mereka bisa tampil optimal saat menghadapi kompetisi.

Sebanyak 12 atlet tenis meja Indonesia menjalani rangkaian persiapan fisik melalui program treatment, recovery, mobility, dan strengthening selama Training Camp pada 10 Agustus hingga 17 September 2026.

Pendampingan fisioterapi menjadi salah satu bagian dalam persiapan tersebut. Pasalnya, tenis meja merupakan olahraga dengan tempo permainan tinggi yang menuntut reaksi cepat, perubahan arah secara eksplosif, serta gerakan berulang pada sejumlah bagian tubuh.

Kondisi ini membuat recovery menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rutinitas atlet. Tubuh bukan hanya perlu dilatih untuk menjadi lebih kuat, tetapi juga perlu dipulihkan dan dipersiapkan kembali sebelum menghadapi latihan berikutnya.

Selama Training Camp, para atlet menjalani asesmen kondisi fisik secara berkala, manual therapy, latihan penguatan, serta latihan mobilitas dan stabilitas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya