Kapan Waktu Terbaik Makan Alpukat? Ini Manfaatnya bagi Tubuh

Agustina Wulandari , Jurnalis
Senin 28 September 2026 11:58 WIB
Ilustrasi makan alpukat. (Foto: dok Magnific/pvproductions)
Share :

JAKARTA - Alpukat menjadi salah satu buah yang cukup sering masuk ke menu harian. Rasanya lembut, mudah diolah, dan bisa dinikmati dengan berbagai cara, mulai dari dijadikan isian roti hingga campuran salad.

Menariknya, waktu makan alpukat juga disebut dapat disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, mengonsumsi alpukat saat sarapan atau makan siang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, alpukat juga bisa menjadi pilihan camilan pada malam hari.

Meski begitu, tak ada satu waktu khusus yang wajib dipilih untuk mendapatkan manfaat dari alpukat. Buah ini tetap bisa dikonsumsi kapan saja sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing.

Makan Alpukat untuk Mengontrol Berat Badan

Alpukat mengandung serat yang cukup tinggi. Serat dapat memperlambat proses pencernaan sehingga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Melansir Verywell Health, sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi setengah buah alpukat saat makan siang dapat meningkatkan rasa kenyang sekaligus menurunkan kadar insulin setelah makan.

Penelitian lain juga menemukan bahwa mengganti sumber karbohidrat tertentu dengan alpukat saat sarapan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang. Karena itu, alpukat bisa menjadi salah satu pilihan makanan yang mengenyangkan, terutama jika dikombinasikan dengan menu bergizi lainnya.

Alpukat Bisa Jadi Camilan Malam

Alpukat jadi camilan. (Foto: dok Ist)

Bagi yang suka mencari camilan sebelum tidur, alpukat juga bisa menjadi salah satu pilihan., alpukat mengandung magnesium dan kalium yang berperan dalam membantu relaksasi otot. Kandungan tersebut membuat alpukat berpotensi menjadi pilihan camilan pada malam hari dan mendukung kualitas tidur.

Namun, bukan berarti makan alpukat sebelum tidur otomatis membuat seseorang tidur lebih nyenyak. Pola makan secara keseluruhan dan kebiasaan tidur tetap berperan penting.

Bagaimana dengan Kolesterol?

Kalori alpukat. (Foto: dok Ist)

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dikenal sebagai salah satu jenis lemak sehat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi alpukat secara rutin bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kadar kolesterol.

Meski begitu, hingga kini belum ada kesimpulan yang jelas mengenai waktu tertentu yang paling baik untuk makan alpukat jika tujuannya adalah mengelola kolesterol. 

Selain serat dan lemak sehat, alpukat juga mengandung berbagai nutrisi penting, seperti magnesium, kalium, vitamin A, K, dan E, vitamin C, folat, serta beberapa vitamin B. Kandungan lemak dalam alpukat juga membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak, termasuk vitamin A, D, E, dan K.

Tak hanya itu, alpukat juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan lainnya. Kandungan seratnya dapat mendukung kesehatan pencernaan, sementara indeks glikemiknya yang rendah membuat alpukat cenderung tak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.

Alpukat juga mengandung lutein dan zeaksantin, yaitu jenis karotenoid yang ditemukan di mata dan berperan dalam membantu melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet.

Beberapa penelitian bahkan menemukan adanya kemungkinan manfaat konsumsi alpukat terhadap kesehatan kulit. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan manfaat tersebut.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya