Buka IDW 2026, Wamenekraf: Desain Tak Sekadar Estetika tapi Cara Jalani Hidup

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Senin 21 September 2026 08:05 WIB
Buka IDW 2026, Wamenekraf: Desain Tak Sekadar Estetika tapi Cara Jalani Hidup (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, resmi membuka Indonesia Design Week (IDW) 2026. Ajang tahunan yang memasuki perhelatan ketiga ini mengeksplorasi desain dari berbagai perspektif melalui prinsip kolaborasi, kurasi oleh budaya, serta dibangun melalui keberagaman. Indonesia Design Week (IDW), flagship event tahunan Indonesia Design District (IDD) PIK2, kembali digelar tahun ini dengan pengalaman yang lebih beragam di berbagai destinasi PIK.

"Banyak orang mungkin melihat desain hanya dari sisi estetika. Padahal, kita tahu bahwa sains turut membentuk dan memengaruhi perilaku manusia, termasuk bagaimana kita bertindak, bergerak, makan, hingga menjalani kehidupan sehari-hari. Jadi, desain bukan sekadar soal estetika. Desain hadir dalam kehidupan kita dan pada saat yang sama turut membentuk cara kita menjalani kehidupan," kata Irene dikutip Senin (21/9/2026).

Wamenekraf juga menggarisbawahi krusialnya pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) pada karya desain lokal. Menurutnya, komersialisasi dan paten desain merupakan kunci agar karya desainer Indonesia dapat bersaing di pasar global sekaligus menggerakkan ekonomi terdesentralisasi di dalam negeri.

"Kami ingin mendorong kekayaan intelektual atas desain agar kita dapat menciptakan perubahan yang lebih baik dan memanfaatkan desain lokal, bukan hanya untuk pasar dunia, tetapi juga untuk Indonesia sendiri. Dari situlah kita dapat melihat kekuatan desain lokal, termasuk dalam arsitektur," ucap Irene.

Jelajah Desain hingga Budaya

Untuk pertama kalinya, IDW tidak hanya berlangsung di IDD PIK2, tetapi juga mengajak pengunjung menjelajahi desain, budaya, dan kreativitas di berbagai destinasi kawasan PIK, mulai dari Pantjoran PIK, Central Market PIK, By The Sea PIK, Batavia PIK, Land’s End PIK2, hingga Orange Groves PIK2. Berlangsung dari 18 hingga 27 September 2026, IDW tahun ini mengusung tema “Collective Culture” yang mengajak publik melihat desain sebagai bagian dari kehidupan yang tumbuh melalui keberagaman perspektif, kolaborasi, dan komunitas.

Semangat tersebut diterjemahkan melalui rangkaian program yang mencakup warisan budaya, keberlanjutan, fesyen, gaya hidup, rekreasi, hingga keterlibatan komunitas. Perluasan lokasi penyelenggaraan juga menghadirkan pengalaman yang berbeda di setiap destinasi, sekaligus memperlihatkan bagaimana desain dapat hadir dan berinteraksi dengan ruang, budaya, serta masyarakat. Dengan prinsip “Crafted in Collaboration, Curated by Culture, and Built Through Diversity”, IDW 2026 mempertemukan desainer, arsitek, seniman, institusi, pelaku usaha, mahasiswa, dan komunitas. Seluruh rangkaian program terbagi dalam tiga pilar utama, yaitu Main Highlights, Experience Programs, serta Community and Supporting Events.

Salah satu daya tarik utama IDW tahun ini adalah Salone Satellite Permanent Collection Exhibition, yang berlangsung dari 18 September hingga 18 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya, koleksi tersebut dipamerkan di Indonesia, memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat perjalanan hampir tiga dekade desain kontemporer melalui karya-karya para desainer muda dari berbagai belahan dunia. Sebanyak 55 karya dari total 415 objek dalam SaloneSatellite Permanent Collection ditampilkan dalam pameran ini. Koleksi tersebut memperlihatkan perjalanan sebuah gagasan desain, mulai dari prototipe karya desainer muda hingga berkembang menjadi produk massal, masuk ke dalam koleksi museum, dan bahkan menjadi ikon desain kontemporer.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya