JAKARTA - Tanaman lidah mertua atau snake plant dikenal sebagai salah satu tanaman hias yang mudah dirawat. Tanaman ini juga sering masuk dalam daftar tanaman yang dianggap mampu bertahan di tempat dengan cahaya minim.
Namun, jangan buru-buru menganggap tanaman lidah mertua benar-benar menyukai ruangan yang gelap. Melansir Southern Living, ahli hortikultura mengungkapkan, tanaman ini memang mampu bertahan dalam kondisi cahaya redup, tetapi sebenarnya tetap membutuhkan cahaya agar dapat tumbuh dengan baik.
Di habitat aslinya, tanaman lidah mertua bahkan tumbuh dengan paparan cahaya matahari yang cukup. Jika terus-menerus ditempatkan di lokasi yang terlalu gelap, pertumbuhannya bisa terganggu.
Seperti kebanyakan tanaman, lidah mertua membutuhkan cahaya untuk tumbuh. Cahaya merupakan sumber energi bagi tanaman, sama seperti makanan bagi manusia.
Ketika tak mendapatkan cahaya yang cukup, tanaman secara perlahan akan kekurangan energi. Masalahnya, lidah mertua tumbuh cukup lambat, sehingga tanda-tanda tanaman sedang tidak baik-baik saja tak selalu langsung terlihat.
Berbeda dengan beberapa tanaman hias lain yang bisa langsung layu ketika kekurangan cahaya, lidah mertua cenderung tetap terlihat baik meski sebenarnya pertumbuhannya mulai terganggu.
Salah satu tanda yang bisa diperhatikan adalah tidak munculnya daun baru selama beberapa bulan. Jika tanaman terlihat sama saja seperti ketika pertama kali dibeli, bisa jadi lokasi tersebut kurang mendapatkan cahaya.
Daun yang tumbuh tinggi dan kurus, helaian daun yang semakin tipis, atau tanaman yang berhenti tumbuh juga bisa jadi tanda bahwa lidah mertua membutuhkan lebih banyak cahaya.
Meski sering disebut sebagai tanaman yang tahan terhadap cahaya minim, lidah mertua sebenarnya menyukai cahaya. Lokasi sekitar 90 sentimeter dari jendela yang menghadap ke timur atau barat adalah tempat yang ideal untuknya.
Jika rumah tak memiliki jendela yang menghadap ke timur atau barat, tenang! Ada cara sederhana untuk tahu apakah cahaya di suatu tempat cukup untuk tanaman.
Patokannya, kamu bisa pilih area yang pada siang hari cukup terang, sehingga kamu masih bisa membaca buku atau majalah tanpa kesulitan. Semakin banyak cahaya yang sesuai diterima tanaman, umumnya semakin baik pula pertumbuhannya.
Bagi yang tinggal di rumah atau bekerja di ruangan dengan sedikit cahaya alami, ada kabar baik. Tanaman lidah mertua tetap bisa tumbuh dengan bantuan lampu buatan.
Tanaman ini tak harus mendapatkan cahaya langsung dari matahari. Lampu dalam ruangan juga dapat digunakan sebagai sumber cahaya tambahan.
Hal yang lebih penting bagi tanaman adalah jumlah cahaya yang diterima, bukan semata-mata dari mana cahaya tersebut berasal. Namun, semakin sedikit cahaya yang diterima, semakin lambat pula pertumbuhan tanaman.
Sebaiknya jangan taruh lidah mertua di tempat redup jika ingin tumbuh subur. Tanaman lidah mertua memang dapat bertahan dalam kondisi cahaya minim. Namun, kemampuan bertahan tersebut bukan berarti tanaman akan tumbuh dengan optimal.
Jika ingin lidah mertua tumbuh sehat, pilih tempat yang mendapatkan cahaya cukup. Kondisi cahaya yang terlalu minim dalam waktu lama bisa membuat tanaman melemah dan lebih rentan terhadap gangguan seperti penyakit atau hama.
Ketika cahaya yang diterima tanaman sedikit, energi yang dimilikinya untuk tumbuh juga semakin sedikit. Akibatnya, tanaman bisa lebih mudah mengalami stres ketika menghadapi masalah lain.
Jika tanaman lidah mertua terlihat tak berubah selama beberapa bulan, jangan langsung menganggap tanaman tersebut memang tumbuh sangat lambat. Coba periksa terlebih dahulu kondisi pencahayaannya.
Jika tanaman diletakkan di sudut yang redup, pindahkan ke tempat yang lebih terang. Kamu juga bisa memberikan tambahan cahaya menggunakan lampu LED jika diperlukan.
Namun, jika tanaman sudah berada di tempat yang terang tetapi tetap tidak menunjukkan pertumbuhan yang baik, periksa kondisi tanah dan akarnya. Tanah yang terlalu kering mungkin menandakan tanaman membutuhkan penyiraman lebih sering.
Selain itu, periksa bagian akar. Jika akar sudah memenuhi pot dan tumbuh melingkar dengan rapat di sepanjang bagian dalam pot, tanaman mungkin sudah membutuhkan wadah yang lebih besar. Dalam kondisi tersebut, memindahkan tanaman ke pot yang lebih besar bisa mengurangi tekanan pada akar.
(Agustina Wulandari )