KADAR gula darah memang bisa berubah sepanjang hari, termasuk ketika malam tiba. Bagi orang dengan diabetes, perubahan ini bisa lebih terasa karena gula darah dapat naik terlalu tinggi atau justru turun terlalu rendah saat tidur.
Ternyata, bukan hanya makanan manis yang perlu diperhatikan. Beberapa kebiasaan yang dilakukan pada malam hari juga dapat memengaruhi kadar gula darah.
Dikutip dari Verywell Health, berikut 7 kebiasaan malam hari yang bisa memicu perubahan gula darah:
Melewatkan waktu makan dapat meningkatkan risiko gula darah turun terlalu rendah atau hipoglikemia, terutama pada orang dengan diabetes yang menggunakan obat tertentu. Karena itu, jadwal makan yang konsisten penting agar penggunaan obat dapat disesuaikan dengan waktu makan.
Makan malam juga dianjurkan sekitar tiga hingga empat jam sebelum tidur. Bukan hanya waktunya yang perlu diperhatikan. Isi makanan juga sebaiknya seimbang dengan kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat.
Minum alkohol pada malam hari dapat menyebabkan gula darah turun beberapa jam setelah dikonsumsi. Risikonya bisa semakin besar jika alkohol diminum dalam kondisi perut kosong.
Jika sesekali mengonsumsi alkohol, disarankan untuk tidak meminumnya tanpa makanan. Selain itu, disarankan untuk mengombinasikan alkohol dengan sumber karbohidrat kompleks untuk membantu mencegah penurunan gula darah pada malam hari.
Makan malam dalam porsi besar atau ngemil terlalu dekat dengan waktu tidur juga bisa membuat gula darah meningkat dan bertahan tinggi sepanjang malam. Sebisa mungkin, selesaikan makan beberapa jam sebelum tidur.
Jalan kaki ringan setelah makan malam sebenarnya bisa membantu menurunkan gula darah sebelum tidur. Namun, aktivitas fisik juga dapat memengaruhi kadar gula darah selama beberapa jam setelah olahraga.
Jika olahraga yang dilakukan lebih intens dari biasanya, gula darah bahkan bisa turun terlalu rendah pada malam hari. Karena itu, sebagian orang mungkin membutuhkan camilan sebelum atau setelah olahraga untuk membantu menjaga gula darah tetap seimbang.
Memeriksa kadar gula darah sebelum tidur juga dapat membantu mendeteksi risiko gula darah terlalu rendah.
Ketika gula darah turun terlalu rendah menjelang tidur, jangan langsung mengonsumsi karbohidrat sederhana dalam jumlah banyak. Terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman manis untuk mengatasi gula darah rendah justru bisa membuat kadar gula darah melonjak terlalu tinggi.
Pilihan makanan saat makan malam juga berpengaruh terhadap kadar gula darah. Makanan dengan tambahan gula tinggi sebaiknya dibatasi, begitu pula makanan yang tinggi lemak jenuh dan natrium.
Sebaliknya, cobalah memasukkan protein dan serat ke dalam menu makan malam. Memperhatikan ukuran porsi dan menggunakan metode piring makan seimbang juga dapat membantu mengatur asupan makanan.
Bagi orang dengan diabetes, melewatkan obat atau menggunakan insulin dengan dosis yang tidak sesuai dapat menyebabkan gula darah meningkat. Jika kadar gula darah terlihat normal sebelum tidur tetapi justru tinggi ketika bangun pagi, pola tersebut perlu diperhatikan. Penyesuaian dosis maupun jadwal obat sebaiknya dilakukan bersama tenaga kesehatan.
(Djanti Virantika)