JAKARTA - Asuransi dapat menjadi salah satu instrumen dalam perencanaan keuangan untuk mengantisipasi risiko yang dapat menimbulkan kerugian. Jenis perlindungan yang dibutuhkan pun berbeda-beda, tergantung pada aktivitas dan aset yang ingin dilindungi.
Melansir laman Generali, dua jenis perlindungan yang memiliki fungsi berbeda adalah asuransi perjalanan dan asuransi bencana alam. Keduanya sama-sama memberikan perlindungan finansial, tetapi risiko yang ditanggung serta objek perlindungannya tidak sama.
Asuransi perjalanan dirancang untuk memberikan perlindungan selama seseorang melakukan perjalanan, baik untuk keperluan liburan maupun bisnis. Perlindungan ini dapat digunakan untuk perjalanan domestik ataupun internasional, tergantung pada ketentuan polis.
Risiko yang ditanggung umumnya berkaitan dengan berbagai kejadian tidak terduga selama perjalanan. Beberapa di antaranya adalah kebutuhan pengobatan akibat kondisi darurat, kecelakaan, kehilangan bagasi, hingga pembatalan atau keterlambatan perjalanan.
Sejumlah produk asuransi perjalanan juga menyediakan layanan bantuan darurat selama 24 jam. Layanan tersebut dapat mencakup bantuan evakuasi medis hingga dukungan ketika dokumen perjalanan seperti paspor hilang.
Manfaat utama: memberikan perlindungan finansial terhadap biaya medis darurat, gangguan perjalanan, kehilangan bagasi, serta risiko lain yang tercantum dalam polis.
Berbeda dengan asuransi perjalanan, asuransi bencana alam berfokus pada perlindungan terhadap aset dari kerugian yang disebabkan oleh kejadian alam tertentu.
Risiko yang dapat ditanggung antara lain gempa bumi, banjir, badai, atau bencana alam lain sesuai dengan cakupan polis. Perlindungan ini dapat membantu pemilik aset menghadapi biaya yang muncul setelah bangunan atau harta benda mengalami kerusakan akibat bencana.
Dalam produk tertentu, perlindungan juga dapat mencakup kendaraan maupun barang berharga yang terdampak bencana. Namun, cakupan risiko dan jenis kerugian yang ditanggung perlu diperhatikan karena setiap produk memiliki ketentuan polis yang berbeda.
Manfaat utama: membantu meringankan beban finansial untuk memperbaiki atau mengganti aset yang mengalami kerusakan akibat bencana alam sesuai dengan ketentuan perlindungan.
Perbedaan paling mendasar terletak pada risiko yang menjadi fokus perlindungan. Asuransi perjalanan memberikan perlindungan kepada seseorang selama melakukan perjalanan, sedangkan asuransi bencana alam lebih berorientasi pada perlindungan aset dari dampak kejadian alam.
Karena itu, sebelum memilih produk asuransi, penting untuk memahami kebutuhan dan risiko yang ingin diantisipasi. Pastikan juga membaca manfaat, pengecualian, batas pertanggungan, serta ketentuan dalam polis agar perlindungan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)