Erupsi Anak Krakatau, Menkes: Kalau Bisa Jangan Keluar Rumah Dulu

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Minggu 06 September 2026 11:41 WIB
Erupsi Anak Krakatau, Menkes: Kalau Bisa Jangan Keluar Rumah Dulu (Foto: Tangkapan layar youtube)
Share :

JAKARTA — Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau untuk sementara mengurangi aktivitas di luar rumah. Masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak disarankan tetap berada di dalam rumah guna mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

Imbauan tersebut disampaikan Budi dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9/2026).

“Kalau bisa jangan keluar rumah saja dulu,” ujar Budi.

Menurut Budi, terdapat tiga bagian tubuh yang perlu dilindungi dari paparan abu vulkanik, yakni saluran pernapasan, mata, dan kulit. Untuk melindungi saluran pernapasan, masyarakat yang terpaksa harus keluar rumah diminta menggunakan masker.

Segera ke Puskesmas jika Alami Gangguan Pernapasan

Jika mulai mengalami gangguan pernapasan, Budi meminta masyarakat segera mendatangi puskesmas terdekat. Kementerian Kesehatan juga telah menyiapkan sejumlah peralatan untuk menangani keluhan pernapasan, termasuk nebulizer dan konsentrator oksigen.

Sementara itu, perlindungan mata juga tidak boleh diabaikan. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan kacamata untuk mencegah partikel abu masuk ke mata.

Jika mata telanjur terkena abu, masyarakat diminta tidak menguceknya. Mata dapat dibersihkan menggunakan air, sementara warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat mendatangi puskesmas.

Kemenkes juga telah menyiapkan obat tetes mata di puskesmas. Selain mata dan saluran pernapasan, perlindungan terhadap kulit juga perlu diperhatikan.

Setelah kembali dari luar rumah, masyarakat diminta segera membersihkan diri menggunakan air secara hati-hati. Budi mengingatkan agar proses membersihkan abu dari tubuh dilakukan dengan hati-hati karena abu vulkanik dapat mengandung partikel yang tajam.

Jika muncul rasa gatal atau keluhan pada kulit, masyarakat dapat mendatangi puskesmas. Kemenkes juga telah menyiapkan salep untuk menangani keluhan pada kulit.

Dengan demikian, masyarakat di wilayah terdampak dianjurkan menerapkan tiga langkah utama ketika harus keluar rumah, yaitu:

  • Gunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.
  • Pakai kacamata untuk melindungi mata.
  • Segera bersihkan tubuh setelah kembali ke rumah.

Kemenkes juga telah mengaktifkan Health Emergency Operating Center di seluruh daerah terdampak. Koordinasi dengan dinas kesehatan di tingkat kabupaten/kota dilakukan secara rutin untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat.

“Jangan panik, stay at home and stay healthy,” kata Budi.
 

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya