Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah abu yang masuk melalui lubang angin dan celah-celah rumah. Sebab, jika abu sudah menyebar ke dalam rumah, proses pembersihannya dapat membutuhkan waktu cukup lama.
7. Jangan Abaikan Penggunaan Masker
Paparan abu vulkanik secara langsung sebaiknya tidak dianggap sepele. Masyarakat disarankan tetap menggunakan masker ketika berada di tengah paparan abu, meskipun penggunaan masker dapat terasa kurang nyaman.
Dalam unggahannya, netizen tersebut mengingatkan bahwa partikel abu yang masuk ke sistem pernapasan dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Ngga usah sok jagoan bisa bebas bernafas tanpa masker ketika di tengah guyuran abu vulkanik,” tulisnya.
“Pake masker itu wajib sekalipun rasanya sumpek!” lanjutnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)