JAKARTA — Kemudahan akses informasi membuat anak bisa mencari jawaban atas berbagai hal hanya melalui gadget. Karena itu, orangtua seharusnya tidak menganggap edukasi seksual sebagai topik yang tabu. Jika orang tua memilih diam, anak justru berpotensi mendapatkan informasi dari internet atau lingkungan pertemanan yang belum tentu benar dan sesuai dengan usianya.
Dokter Tirta mengingatkan para orang tua agar tidak ragu memberikan edukasi seksual kepada anak. Menurutnya, rasa tabu yang dimiliki orang tua justru dapat membuat anak mencari tahu sendiri ketika memiliki rasa penasaran mengenai tubuh dan seksualitas.
“Jangan tabu mengajari seksual pada anak. Kalau anak Anda tabu, tabu, tabu, tabu, anak Anda belajar sendiri,” ujar Dokter Tirta dalam sebuah podcast.
Ia menilai, orang tua tidak bisa lagi menganggap anak tidak memiliki akses terhadap informasi. Apalagi, hampir semua anak saat ini dapat menggunakan gadget untuk mencari berbagai informasi melalui mesin pencari maupun teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT.
Menurut Dokter Tirta, rasa ingin tahu anak mengenai berbagai hal merupakan sesuatu yang wajar. Mereka dapat mencari informasi mengenai organ reproduksi, hubungan intim, hingga seks hanya dengan mengetikkan pertanyaan di internet.