“Di nomor 2, mual dan muntah berkelanjutan. Ini yang dinamakan dengan uremic syndrome. Sampah dan racun yang numpuk akan bikin lambung hiperaktif dan bikin mual dan muntah,” kata dr. Decsa.
Dan hal pertama yang paling membahayakan dari penyakit ginjal kronis justru adalah ketiadaan gejala fisik pada tahap awal perkembangan penyakit.
“Dan nomor 1, tanpa gejala sama sekali. Yap, kalian enggak salah denger. Stadium 1 sampai 3 penyakit ginjal kronis itu hampir enggak ada gejala apa-apa. Kalian bisa ngerasa sehat, aktif, enggak ada keluhan, padahal fungsi ginjal udah turun signifikan,” paparnya.
Dokter Decsa menambahkan bahwa berbagai tanda fisik umumnya baru memanifestasikan diri ketika kerusakan ginjal telah memasuki tahap lanjut. Oleh karena itu, deteksi dini melalui uji laboratorium menjadi langkah paling krusial.
“Gejala-gejala yang saya sebutin tadi di atas biasanya baru muncul stadium 4 dan stadium 5, di mana kerusakannya sudah sangat berat. Jangan lupa juga periksa darah dan urin secara rutin dengan medical check-up,” katanya.
(Agustina Wulandari )