Dokter Cecep menjelaskan, saat melakukan gerakan tersebut, sensor Golgi Tendon Organ (GTO) pada saraf akan mendeteksi tegangan tinggi. Sensor ini lalu mengirimkan sinyal ke otak untuk menurunkan kontraksi otot begitu tegangan dilepaskan.
“Habis itu, regangkan lagi ototnya (miringkan kepala kanan-kiri). Ini justru bagian paling menentukan hasilnya, karena otot yang baru diturunkan tegangannya jadi lebih gampang diregangkan lebih jauh. Hasilnya? Otot jadi lebih rileks,” kata dr. Cecep.
Selain gerakan tersebut, dr. Cecep membagikan tiga tips tambahan untuk menangani Subconscious Guarding:
Dokter Cecep mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi ke fasilitas medis jika keluhan tidak kunjung membaik atau disertai gejala saraf.
“Jika nyerinya menjalar ke lengan atau jari (kesemutan), ada rasa seperti tersetrum saat leher bergerak, atau tangan jadi lemah, segera cek ke Dokter Saraf atau Orthopedi. Khawatirnya terkena Saraf Kejepit (HNP),” ucapnya.
(Agustina Wulandari )