Air Mineral Bisa Terasa Manis Tanpa Gula, Ternyata Ini Rahasianya

Niko Prayoga , Jurnalis
Minggu 30 Agustus 2026 16:05 WIB
Ilustrasi air mineral. (Foto: dok Magnific)
Share :

JAKARTA - Benarkah merek air mineral yang satu terasa begitu menyegarkan dan sedikit manis, sementara merek lain cenderung hambar atau bahkan meninggalkan rasa pahit di ujung lidah? Ternyata rasa tersebut bukan sekadar sugesti.

Secara ilmiah, air murni (H2O) tanpa campuran apapun justru memiliki rasa yang datar (flat), hambar, dan terkadang terasa asing di lidah. Perbedaan rasa pada air mineral yang biasa dikonsumsi sehari-hari sebenarnya bersumber dari kandungan mineral alami di dalamnya.

Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia, Profesor Agustino Zulys dalam unggahan di akun Instagramnya menjelaskan bahwa lidah manusia pada dasarnya bekerja seperti alat analisis kimia alami yang dapat membedakan profil mineral suatu air.

Saat mengalir menembus lapisan batuan di dalam bumi, air melarutkan berbagai mineral alami seperti ion kalsium, magnesium, natrium, kalium, bikarbonat, sulfat, dan klorida.

“Ets, itu bukan sugesti. Lidah Anda sedang membaca komposisi kimia. Bikarbonat bersama kalsium dan magnesium pada kadar yang pas memberi sensasi segar, ringan, bahkan seperti ada rasa manisnya," ujar Prof. Zulys, dikutip Minggu (30/8/2026).

Ia menegaskan bahwa sensasi manis tersebut bukan berasal dari kandungan gula atau pemanis buatan, melainkan murni hasil interaksi antara mineral alami dengan reseptor di lidah. Namun, keseimbangan kadar mineral menjadi kunci utama yang menentukan enak atau tidaknya rasa air tersebut.

Jika kadar magnesium dan kalsium terlalu tinggi, air akan terasa lebih berat dan dapat meninggalkan kesan pahit setelah diminum (aftertaste). Sementara itu, kandungan natrium dan klorida yang berlebih akan memberi nuansa rasa asin.

Masyarakat Lebih Suka Air dengan Komposisi Seimbang

Air mineral dalam botol. (Foto: dok Magnific/victor217)

Riset sensori menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya lebih menyukai air mineral dengan komposisi yang seimbang. Tidak terasa berat, tidak asin, serta meninggalkan aftertaste yang lembut dan manis.

"Terasa lebih ringan dan lebih menyegarkan saat melewati tenggorokan. Sehingga tanpa sadar kita jadi minum lebih banyak dan tubuh kita terhidrasi secara optimal," katanya.

Untuk mengetahui profil mineral dari air yang dikonsumsi, konsumen cukup memeriksa label informasi nilai gizi atau komposisi pada kemasan. Air mineral yang berkualitas baik akan mencantumkan jenis serta kadar mineral yang terkandung di dalamnya secara transparan.

“Seteguk air ternyata bukan sekedar menghilangkan haus, di dalamnya ada jutaan ion yang bekerja menjaga kehidupan. Jadi setiap kali Anda minum air mineral, yang sedang Anda rasakan bukan rasa air, tetapi bahasa kimia yang sedang dibaca oleh lidah Anda," kata Prof. Zulys. 

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya