Ketegangan tersebut dapat membuat proses pengeluaran urine menjadi kurang optimal. Akibatnya, masih ada urine yang tertinggal di kandung kemih setelah buang air kecil.
Dr. Andika menilai kondisi tersebut justru dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko berkembangnya bakteri di saluran kemih.
“Jadi kamu takut kuman dari toilet, padahal infeksinya tumbuh dari sisa kencing kamu sendiri,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak membiasakan anak perempuan buang air kecil dengan posisi setengah jongkok. Menurutnya, kebiasaan yang dilakukan berulang sejak kecil dapat membuat tubuh terbiasa menegangkan otot saat buang air kecil.
“Ayo siapa para mams yang ngajarin anak ceweknya pipis kayak gini? Ini malah yang bisa kena risiko infeksi loh,” tuturnya.