Salah satu ciri khas Desa Sade adalah keberadaan rumah tradisional masyarakat Sasak. Bangunan tersebut umumnya memanfaatkan material alami, seperti kayu, bambu, dan ilalang atau jerami.
Bagian dinding rumah menggunakan anyaman bambu, sedangkan lantainya secara tradisional dibuat dari tanah liat yang dicampur dengan kotoran kerbau dan abu jerami.
Di antara bangunan tradisional yang dikenal masyarakat adalah Bale Tani. Rumah tersebut memiliki bentuk sederhana dan menjadi salah satu gambaran kehidupan tradisional masyarakat Sasak.
Penggunaan bahan-bahan alami tidak hanya menjadi bagian dari karakter arsitektur Sade, tetapi juga mencerminkan cara masyarakat mempertahankan warisan leluhur. Di sisi lain, material seperti bambu, kayu, dan ilalang memiliki sifat mudah terbakar sehingga api dapat lebih cepat merambat ketika terjadi kebakaran.
Tradisi dan Kehidupan Masyarakat Sade
Daya tarik Desa Sade tidak hanya terletak pada bangunan tradisionalnya. Aktivitas sehari-hari masyarakat juga menjadi bagian dari pengalaman wisata budaya di kawasan tersebut.