SEBUAH video viral di media sosial yang menunjukkan ibu-ibu tengah mengikuti lomba memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Namun, lomba yang diikuti tidak biasa.
Pasalnya, ibu-ibu itu bukan berlomba mengambil barang, melainkan adu menangis. Bahkan, ibu-ibu yang mengikutinya dengan khidmat tersebut sampai sesenggukan.
Ya, ada-ada saja lomba yang digelar warga untuk memeriahkan suasana perayaan HUT Kemerdekaan RI pada tahun ini. Di Pringsewu, Lampung, warga menggelar lomba yang tak biasa, yakni adu tangis.
Lomba tersebut menjadi perhatian karena peserta tidak diminta beradu cepat maupun menunjukkan kekuatan. Mereka justru ditantang untuk menangis dengan ekspresi dan penghayatan terbaik.
Dilansir dari akun Instagram @infopringsewu, momen lomba itu diketahui berlangsung di lingkungan RT 09, Pringombo 4, Pringsewu Timur. Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah peserta tampak berusaha mengeluarkan air mata sambil menunjukkan ekspresi sedih.
Tak hanya ibu-ibu, peserta laki-laki juga terlihat ikut ambil bagian. Beberapa peserta bahkan tampak menangis hingga sesenggukan.
Suasana lomba semakin mengundang tawa karena para peserta terlihat begitu serius menjalankan tantangan. Ada yang hanya menundukkan kepala sambil menahan tangis, sementara peserta lainnya terlihat benar-benar larut dalam suasana hingga air mata mengalir.
Ekspresi para peserta membuat lomba tersebut terlihat seperti adegan drama. Padahal, kegiatan itu digelar sebagai hiburan untuk memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Video lomba adu tangis tersebut kemudian menarik perhatian warganet. Selain dibuat terhibur dengan konsep lomba yang tidak biasa, netizen juga dibuat penasaran dengan cara para peserta bisa menangis begitu total.
Komentar bernada candaan pun bermunculan. Salah satunya mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang dipikirkan para peserta hingga bisa menangis dengan begitu dramatis.
“Mikirin apa ya kira-kira?” tulis salah satu netizen.
“Bude bude jilbab biru cocok main drama Indosiar, menjiwai sekali,” tulis netizen lainnya.
(Djanti Virantika)