JAKARTA - Seiring waktu, minyak biji labu menjadi salah satu pilihan alami yang cukup populer dalam perawatan rambut. Minyak ini kaya akan antioksidan, asam lemak esensial, zinc, magnesium, vitamin E, dan sterol tumbuhan. Kandungan tersebut membuat minyak biji labu dipercaya dapat membantu pertumbuhan kembali rambut, mengurangi kerontokan, dan memperkuat rambut.
Melansir The Times of India, meski tidak bisa mengatasi kebotakan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minyak biji labu berpotensi membantu mengurangi kerontokan dan mengembalikan ketebalan rambut pada orang yang mengalami kebotakan berpola pria.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine, pria dengan alopecia yang menggunakan minyak biji labu mengalami peningkatan jumlah rambut sekitar 40 persen lebih tinggi dibandingkan kelompok yang menggunakan plasebo.
Vitamin E merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi folikel rambut dari stres oksidatif akibat polusi, paparan sinar UV, dan peradangan. Folikel rambut yang lebih sehat dapat mendukung pertumbuhan rambut yang lebih baik.
Zinc membantu menjaga keseimbangan folikel rambut sekaligus mendukung proses perbaikan jaringan. Sementara itu, magnesium berperan penting dalam sintesis protein yang dibutuhkan untuk pembentukan keratin, yaitu protein utama penyusun rambut.
Minyak biji labu memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengurangi tanda-tanda iritasi pada kulit kepala, termasuk rasa gatal, kulit mengelupas, dan kemerahan.
Minyak biji labu memang bukan produk ajaib yang bisa langsung mengatasi semua masalah rambut. Namun, minyak ini memiliki dasar ilmiah yang cukup mendukung penggunaannya.
Biji labu mengandung fitosterol, lemak sehat, antioksidan, dan berbagai nutrisi lainnya. Karena itu, minyak biji labu bisa menjadi salah satu tambahan yang layak dipertimbangkan dalam rutinitas perawatan rambut.
(Agustina Wulandari )