12 Alasan Penis Tiba-Tiba Loyo saat Berhubungan Seks

Tim Okezone, Jurnalis
Minggu 23 Agustus 2026 02:10 WIB
12 Alasan Penis Tiba-Tiba Loyo saat Berhubungan Seks (Foto: freepik)
Share :

JAKARTA Penis yang tiba-tiba kehilangan ereksi ketika sedang berhubungan seksual dapat membuat pria merasa khawatir. Kondisi ini bisa terjadi sesekali dan belum tentu menandakan adanya penyakit tertentu. Namun, jika kejadian tersebut berulang, ada baiknya mencari tahu faktor yang mungkin menjadi pemicunya.

Kemampuan penis untuk tetap ereksi dipengaruhi oleh banyak sistem dalam tubuh, mulai dari aliran darah, saraf, hormon, hingga kondisi psikologis. Gangguan pada salah satu faktor tersebut dapat menyebabkan ereksi sulit dipertahankan, demikian dilansir dari laman Hims.

Berikut sejumlah kondisi yang dapat menjadi penyebab penis tiba-tiba kehilangan ereksi saat berhubungan seks.

1. Masalah Kardiovaskular

Ereksi sangat bergantung pada kelancaran aliran darah menuju penis. Karena itu, gangguan pada sistem kardiovaskular dapat meningkatkan risiko disfungsi ereksi.

Penyakit jantung, aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah, serta tekanan darah tinggi dapat mengganggu fungsi pembuluh darah. Akibatnya, penis mungkin tidak mendapatkan aliran darah yang cukup untuk mempertahankan ereksi.

Dalam beberapa kasus, disfungsi ereksi juga dapat menjadi tanda awal adanya masalah pada pembuluh darah atau kesehatan jantung.

2. Diabetes dan Penyakit Ginjal

Diabetes dan penyakit ginjal kronis dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah maupun saraf. Keduanya berpotensi mengganggu mekanisme yang diperlukan untuk menghasilkan dan mempertahankan ereksi.

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang, misalnya, dapat menyebabkan kerusakan saraf dan pembuluh darah. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi fungsi seksual pria.

3. Gangguan pada Sistem Saraf

Ereksi tidak hanya bergantung pada penis dan pembuluh darah, tetapi juga membutuhkan kerja sistem saraf yang baik.

Gangguan neurologis tertentu, seperti multiple sclerosis (MS), dapat memengaruhi sinyal saraf yang berhubungan dengan fungsi seksual. Pada sebagian penderita, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan berkurangnya sensasi pada penis dan kesulitan mencapai orgasme.

Karena itu, gangguan ereksi yang muncul bersama gejala neurologis lain sebaiknya diperiksakan kepada dokter.

4. Ketidakseimbangan Hormon

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya