"Mo hanya datang ke situ bersama dua orang temannya, semuanya terjadi secara spontan," jelasnya.
Mengenai penyebutan salah satu merek liquid vape ketika anak-anak berada di sekitar Bigmo, Sangun menyebut hal tersebut juga dilakukan secara spontan. Ia membantah adanya arahan atau skenario dari pihak tertentu.
"Dan ya mungkin pada kejadian yang kemarin sempat ramai itu dengan menyebut salah satu brand itu ya spontan saja," tambah Sangun.
Sangun juga membantah anggapan bahwa Bigmo sengaja melibatkan anak-anak untuk kepentingan promosi. Ia mengatakan tidak ada niat dari kliennya untuk mengeksploitasi anak dalam konten tersebut.
"Tidak ada niatan Mo sama sekali dari awal untuk, dalam tanda kutip, mengeksploitasi anak," tegasnya.