JAGAT media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh aksi seorang streamer Muhammad Jannah atau kerap disapa Bigmo. Dia diduga mengajak anak-anak mempromosikan vape atau bahan nikotin dalam streamingnya.
Hal tersebut menuai sorotan dari banyak pihak termasuk para dokter dan pakar kesehatan. Sebab, nikotin punya bahaya besar, apalagi untuk anak-anak.
Salah satu dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, dalam utas di akun Threads miliknya ikut menyoroti hal tersebut. Dia memaparkan dampak nikotin terhadap anak.
dr. Adam membeberkan 3 alasan utama mengapa paparan vape sangat berbahaya bagi anak dan remaja. Dampak ini muncul, baik secara fisik maupun psikologis.
Pertama, mengganggu perkembangan otak. Otak anak dan remaja masih berada dalam fase tumbuh kembang yang krusial. Nikotin yang terkandung di dalam vape maupun produk lainnya dapat merusak proses ini secara langsung.
“Pada anak, nikotin dalam vape bisa bekerja langsung ke otak yang masih berkembang. Nikotin bisa mengganggu perkembangan otak anak, mempengaruhi kontrol diri, kemampuan belajar, sampai risiko masalah perilaku. Bayangin, bisa ngaruh ke otak, taruhannya masa depan anaknya," kata dr. Adam, dikutip Rabu (5/8/2026).