Selain diabetes dan hipertensi, ia juga menyoroti meningkatnya angka obesitas di Indonesia. Prof. Dante menyebut perubahan gaya hidup, termasuk semakin mudahnya memesan makanan secara daring, ikut berkontribusi terhadap peningkatan berat badan masyarakat.
“Sekarang budaya makan enak makin mudah. Tinggal pesan lewat aplikasi. Akibatnya angka obesitas di Indonesia meningkat. Artinya, satu dari tiga orang Indonesia mengalami obesitas,” ungkapnya.
Prof. Dante mengatakan Indonesia kini menghadapi double burden atau beban ganda masalah gizi. Masih adanya stunting pada anak, dan obesitas meningkat pada kelompok dewasa.
Karena itu, Prof. Dante mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi penyakit sejak dini. Utamanya penyakit yang tidak menimbulkan gejala.
“Jangan hanya mengandalkan gejala. Justru penyakit-penyakit yang paling berbahaya sering kali tidak bergejala. Dengan cek kesehatan gratis, faktor risikonya bisa diketahui lebih awal sehingga lebih mudah ditangani,” tuturnya.
Menurutnya, deteksi dini menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045 yang lebih sehat dan produktif.
(Djanti Virantika)