Rully menilai dunia fesyen memiliki peran strategis karena tidak hanya melahirkan karya kreatif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkenalkan identitas budaya Indonesia ke pasar global.
Karena itu, BTN ingin mengambil bagian dalam pengembangan ekosistem tersebut melalui berbagai layanan keuangan, mulai dari kemudahan transaksi digital hingga akses pembiayaan bagi pelaku usaha kreatif.
"Ajang ini bukan hanya perayaan dunia mode, tetapi juga bentuk apresiasi kepada para desainer, pelaku industri kreatif, dan nasabah yang terus tumbuh bersama BTN," katanya.
Selain mendukung penyelenggaraan IFW 2026, BTN juga memperkenalkan berbagai solusi transaksi digital melalui aplikasi Bale by BTN serta memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang bergerak di industri kreatif dan fesyen. BTN berharap kolaborasi dengan Indonesia Fashion Week tidak hanya meningkatkan penggunaan transaksi digital, tetapi juga memperkuat ekosistem industri fesyen nasional melalui dukungan pembiayaan, digitalisasi pembayaran, dan kolaborasi lintas sektor.
Menurut Rully, sinergi antara dunia perbankan dan industri mode menjadi langkah penting untuk menciptakan peluang baru bagi desainer, UMKM, hingga pelaku usaha kreatif agar mampu berkembang dan semakin kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)