JAKARTA – Industri fesyen Indonesia kembali mendapat dukungan dari sektor perbankan. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dengan kembali menjadi bagian dari Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, sekaligus menghadirkan berbagai layanan dan program yang ditujukan bagi pelaku industri maupun konsumennya.
Direktur Network and Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengatakan keterlibatan BTN dalam Indonesia Fashion Week selama tiga tahun berturut-turut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan industri fesyen nasional yang dinilai memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi.
Menurutnya, BTN kini tidak hanya dikenal sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga mulai memperluas perannya ke sektor-sektor yang dekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk fesyen.
"Melalui Indonesia Fashion Week, kami ingin menunjukkan bahwa BTN tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan papan, tetapi juga ikut mendukung sektor sandang sebagai bagian dari kebutuhan dasar masyarakat," ujar Rully dalam acara BTN Prioritas The Grand Gala Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).
Ia menjelaskan, transformasi BTN dalam beberapa tahun terakhir diwujudkan melalui berbagai kolaborasi di sektor industri kreatif, termasuk fesyen dan kuliner. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi para pelaku usaha.
Rully menilai dunia fesyen memiliki peran strategis karena tidak hanya melahirkan karya kreatif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkenalkan identitas budaya Indonesia ke pasar global.
Karena itu, BTN ingin mengambil bagian dalam pengembangan ekosistem tersebut melalui berbagai layanan keuangan, mulai dari kemudahan transaksi digital hingga akses pembiayaan bagi pelaku usaha kreatif.
"Ajang ini bukan hanya perayaan dunia mode, tetapi juga bentuk apresiasi kepada para desainer, pelaku industri kreatif, dan nasabah yang terus tumbuh bersama BTN," katanya.
Selain mendukung penyelenggaraan IFW 2026, BTN juga memperkenalkan berbagai solusi transaksi digital melalui aplikasi Bale by BTN serta memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang bergerak di industri kreatif dan fesyen. BTN berharap kolaborasi dengan Indonesia Fashion Week tidak hanya meningkatkan penggunaan transaksi digital, tetapi juga memperkuat ekosistem industri fesyen nasional melalui dukungan pembiayaan, digitalisasi pembayaran, dan kolaborasi lintas sektor.
Menurut Rully, sinergi antara dunia perbankan dan industri mode menjadi langkah penting untuk menciptakan peluang baru bagi desainer, UMKM, hingga pelaku usaha kreatif agar mampu berkembang dan semakin kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)