Posisi ini memberikan tekanan cukup besar pada lutut, pergelangan tangan, dan punggung bawah. Pada sebagian orang, kondisi tersebut dapat memicu nyeri sendi atau memperburuk keluhan yang sudah ada.
Di sisi lain, perubahan hormonal setelah menopause juga membuat jaringan vagina menjadi lebih tipis dan sensitif sehingga penetrasi dari posisi ini berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman apabila tidak dilakukan dengan hati-hati.
3. Berhubungan sambil berdiri
Posisi berdiri membutuhkan keseimbangan, kekuatan otot inti, serta koordinasi tubuh yang baik. Pada lansia, kemampuan tersebut umumnya telah berkurang sehingga risiko terpeleset atau terjatuh menjadi lebih tinggi.
Bagi pasangan yang memiliki gangguan keseimbangan, osteoporosis, maupun penyakit jantung, posisi ini sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko cedera.