Meski menawarkan berbagai keunggulan, dr. Tirta mengingatkan agar stevia tidak dikonsumsi secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa segala sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan tetap berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi tubuh, termasuk meningkatkan risiko resistensi insulin yang berkaitan dengan gangguan fungsi pankreas.
"Tetapi ketika stevia ini dimasukkan ke dalam tubuh terlalu berlebihan, efeknya sebenarnya sama, yaitu menyebabkan resistensi insulin, yaitu gangguan pada pankreas. Cuma sama aja, sesuatu yang berlebihan, even itu hal baik, akan menyebabkan hal buruk," tegas dr. Tirta.
Ia menambahkan bahwa prinsip tersebut juga berlaku pada berbagai kebiasaan sehat lainnya. Karena itu, kunci menjaga kesehatan bukan hanya memilih bahan makanan yang lebih baik, tetapi juga mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar.
"Stevia itu bagus buat kalian yang ingin merasakan sensasi manis tapi nol kalori, dan betul. Tapi bukan berarti dia yang paling bagus, ya. Dia paling efisien dan paling efektif buat kalian yang pengin mengurangi gula darah, tapi tetap ingin merasakan manisnya," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)