JAKARTA - Rumput laut sudah ada sejak dulu kala, bahkan mungkin merupakan tumbuhan pertama di dunia. Menurut penelitian tahun 2020, rumput laut kemungkinan berperan dalam evolusi manusia dan sempat menjadi makanan pokok di masa kelaparan.
Melansir Healthline, bukti juga menunjukkan rumput laut sudah dipakai sebagai makanan dan obat-obatan di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan setidaknya sejak 14.000 tahun lalu. Selain punya sejarah panjang, rumput laut juga menawarkan banyak manfaat, mulai dari menciptakan lapangan kerja hingga membantu memulihkan ekosistem.
Sachi Singh, pendiri suplemen makanan berbasis rumput laut Rootless, mengatakan, “Rumput laut bisa jadi masa depan asupan kita.”
Rumput laut sangat kaya nutrisi, terutama sumber yodium yang luar biasa. Nutrisinya bisa sedikit berbeda tergantung jenisnya.
Senyawa bioaktif dalam rumput laut, seperti antioksidan, polifenol, protein, dan asam lemak tak jenuh, juga memberikan manfaat medis. Rumput laut punya sifat antioksidan, antimikroba, antivirus, pelindung saraf, serta berpotensi membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.
Kamu bisa menambahkan rumput laut ke hampir semua makanan, antara lain:
Apakah rumput laut adalah superfood masa depan? Sangat berpotensi! Sebagai tanaman organik yang sangat sehat, rumput laut bisa jadi andalan untuk mendukung kesejahteraan manusia sekaligus kelestarian planet.
(Agustina Wulandari )