Mengenal Sarkopenia, Penurunan Massa dan Kekuatan Otot yang Bisa Dialami Usia Muda

Niko Prayoga , Jurnalis
Minggu 26 Juli 2026 18:04 WIB
Penurunan massa dan kekuatan otot atau sarkopenia tidak hanya dialami oleh lansia (Foto: Freepik)
Share :

"Mulai latihan beban, enggak perlu langsung berat. Minimal dua kali seminggu sesuai saran WHO untuk orang dewasa di semua usia. Konsistensi lebih penting daripada intensitas. Dalam penelitian yang sama, saat latihan dihentikan total, 32 persen kekuatan yang sudah dibangun hilang hanya dalam empat minggu. Lebih baik rutin latihan ringan daripada sesekali latihan berat," tulis dr. Cecep dalam takarir unggahannya.

Ia juga menyarankan agar latihan difokuskan pada gerakan fungsional, seperti squat, mengangkat, mendorong, dan menarik, karena gerakan tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari. Selain itu, kebutuhan protein harian juga harus tercukupi untuk mendukung pemulihan dan pembentukan otot.

"Prioritaskan gerakan fungsional seperti squat, angkat, dorong, dan tarik. Gerakan ini berkaitan langsung dengan aktivitas harian, seperti bangun dari kursi atau mengangkat belanjaan, bukan hanya membentuk otot yang terlihat. Jangan lupa cukupi kebutuhan protein harian sebagai bahan baku pemulihan dan pembentukan otot," tambahnya.

Meski latihan beban umumnya aman dilakukan, dr. Cecep mengingatkan bahwa orang dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan darah yang tidak terkontrol, osteoporosis, nyeri sendi yang menetap, atau yang sedang dalam masa pemulihan setelah cedera maupun operasi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai program latihan.

"Kalau ada nyeri sendi yang tajam atau menetap, riwayat penyakit jantung, tekanan darah yang tidak terkontrol, osteoporosis, atau baru selesai cedera maupun operasi, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum memulai latihan beban," pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya