“Dari sini kita belajar satu hal penting. Kurang tepat jika ada suami menyalahkan istri ketika bayi yg lahir tidak sesuai yg dia inginkan. Seorang ibu sudah membawa, menjaga, memberi makan, dan mempertaruhkan tubuhnya selama sembilan bulan,” tutur dia.
Menurutnya, kelahiran seorang anak baik laki-laki maupun perempuan harus disyukuri dengan porsi kebahagiaan yang sama. Keduanya merupakan anugerah yang membawa masa depan dan sudah sepatutnya disambut dengan kehangatan orang tua.
“Laki-laki atau perempuan, keduanya tetap amanah. Keduanya datang membawa masa depan. Keduanya berhak disambut dengan cinta yang sama besar," kata dr. Gia.
(Agustina Wulandari )