Jangan Asal Pijat, Ini 5 Langkah yang Benar saat Keram Otot

Niko Prayoga , Jurnalis
Sabtu 18 Juli 2026 07:05 WIB
Pijat tangan. (Foto: Freepik)
Share :

KERAM otot ternyata tidak boleh dipijat sembarangan. Salah cara yang dilakukan, hal ini malah bisa berbahaya.

Karena itu, penting mengetahui cara benar atasi keram otot. Apalagi, keram otot sering dialami banyak orang, terutama saat atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berat.

1. Keram Otot

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah sekaligus influencer kesehatan, dr. Muhammad Fajri Adda’i dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya mengatakan bahwa keram otot terjadi akibat adanya kontraksi involunter atau kontraksi yang terjadi dengan sendirinya tanpa perintah dari tubuh.

“Jadi, dia berkontraksi sendiri gitu. Gak kita suruh, dia kontraksi involunter namanya," kata dr. Fajri.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh overstimulasi dari refleks yang ada di tulang belakang akibat kelelahan otot yang berlebihan (overuse). Dalam kondisi normal, tubuh memiliki mekanisme gas dan rem untuk mengatur pergerakan otot.

Secara fisiologis, kontraksi otot distimulasi oleh muscle spindle (berperan sebagai gas), lalu diteruskan ke lengkung tulang belakang. Ketika stimulasi sudah berlebihan, tubuh akan mengeluarkan inhibisi atau penahan yang disebut organ tendon golgi yang berperan sebagai rem. Namun, ketika tubuh sudah terlalu lelah, sistem kendali ini mengalami gangguan.

“Nah, kalau sudah kecapekan, overstimulasi, jadi organ tendon golginya ini enggak bekerja nih inhibisinya, enggak ngerem. Jadi, mau gas terus. Makanya lengkung refleksnya jadi overstimulasi. Jadi, kedut-kedut terus padahal nggak ada itu stimulasinya," jelas dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya