“Kalau ovulasi kok jadi lebih genit, pede, cantik, dan glowing? Normal enggak tuh? Jadi, pada saat terjadinya ovulasi, terdapat lonjakan dari hormon estrogen dan juga testosteron,” kata dr. Gezta, dikutip Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan, hormon estrogen dan testosteron yang melonjak saat masa ovulasi bisa meningkatkan rasa percaya diri dan gairah pada wanita. Kondisi ini memicu pelepasan feromon (zat pemicu perubahan hormonal) lebih sedikit dari biasanya.
“Hal ini dapat meningkatkan daya tarik dan juga nada suara yang lebih tinggi, sehingga dapat membuat lawan jenis lebih terpikat,” ucapnya.
Itulah alasan mengapa saat masa ovulasi, perempuan sering lebih percaya diri dari merasa memikat terhadap lawan jenis.
(Agustina Wulandari )