Karina mengatakan sudah tidak lagi mampu menjalani pola diet dan olahraga ekstrem seperti saat masih muda. Ia juga berkelakar bahwa kondisi tubuhnya kini lebih mudah terasa lelah, bahkan ketika cuaca sedang buruk.
“Sekarang aku sudah lebih dewasa, aku tidak bisa makan seperti itu atau berolahraga seperti itu lagi,” tutur Karina.
Meski kisah Karina menarik perhatian penggemar, penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat bukanlah metode yang disarankan. Penurunan berat badan yang terlalu cepat umumnya lebih banyak dipengaruhi oleh perubahan cairan tubuh dibandingkan pembakaran lemak.
Cara tersebut juga dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, gangguan elektrolit, hingga menurunkan performa tubuh. Para ahli kesehatan umumnya menyarankan penurunan berat badan dilakukan secara bertahap melalui kombinasi pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur cukup, dan kebiasaan hidup sehat.
(Djanti Virantika)