Unik! Nagoya Siapkan Pengalaman Beda untuk Asian Games 2026, Atlet Tinggal di Kapal Pesiar dan Rumah Kontainer

Djanti Virantika, Jurnalis
Kamis 16 Juli 2026 09:05 WIB
Atlet Tinggal di Kapal Pesiar dan Rumah Kontainer di Asian Games 2026. (Foto: Instagram/@timindonesiaofficial)
Share :

PESTA olahraga terakbar di Asia, Asian Games 2026, akan menghadirkan konsep akomodasi yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, ajang olahraga terbesar Asia ini tidak akan menggunakan kampung atlet (athletes village) konvensional.

Penyelenggara memilih membagi tempat tinggal para atlet dan ofisial ke dalam tiga lokasi utama. Ada rumah bergaya kontainer, kapal pesiar, dan hotel yang tersebar di Nagoya serta sejumlah wilayah sekitar Jepang.

1. Pengalaman Beda

Asian Games 2026 dijadwalkan dibuka pada 19 September 2026. Ajang multievent ini akan berlangsung di kawasan Nagoya dan Prefektur Aichi.

Dilansir dari News of Japan, penyelenggara memperkirakan sekitar 12 ribu atlet dan ofisial akan berpartisipasi dalam Asian Games 2026. Sebanyak tiga opsi akomodasi disiapkan.

Pertama, ada rumah kontainer sekitar 2.000 orang selama Asian Games. Lalu, ada rumah container sekitar 1.000 orang saat Asian Para Games.

Kedua, ada kapal pesiar. Penginapan ini akan dipersiapkan untuk menampung sekitar 4.000 orang selama Asian Games 2026.

Ketiga, ada hotel. Ya, hotel tetap akan dipersiapkan di Nagoya serta wilayah Aichi, Shizuoka, Gifu, dan Mie yang diperkirakan menampung sekitar 9.000 orang selama Asian Games 2026 dan hingga 3.000 orang saat Asian Para Games 2026.

Banyak hotel di Nagoya juga diperkirakan akan digunakan untuk menampung tamu VIP, panitia, serta pihak lain yang terkait dengan penyelenggaraan pertandingan. Ini tentu menarik untuk para peserta Asian Games 2026.

 

2. Hemat Biaya, tetapi Timbulkan Kekhawatiran

Tidak membangun kampung atlet permanen dinilai memiliki sejumlah keuntungan, terutama dari sisi biaya dan efisiensi penggunaan fasilitas. Namun, keputusan tersebut juga memunculkan kekhawatiran dari beberapa atlet.

Sebagian peserta mengkhawatirkan adanya perbedaan fasilitas antara atlet yang tinggal di kontainer, hotel, maupun kapal pesiar. Kekhawatiran mengenai kemungkinan adanya perbedaan kualitas makanan dan kondisi tempat tinggal tergantung lokasi akomodasi.

Untuk mengurangi perbedaan tersebut, penyelenggara memastikan standar makanan akan dibuat seragam. Makanan juga disediakan di setiap lokasi penginapan.

3. Kapal Pesiar Jadi Pilihan Unik

Penggunaan kapal pesiar menjadi salah satu hal paling menarik dalam Asian Games 2026. Kapal tersebut dijadwalkan bersandar di Pelabuhan Nagoya selama penyelenggaraan.

Namun, karena Asian Games berlangsung bertepatan dengan musim topan di Jepang, muncul pertanyaan mengenai keamanan apabila terjadi gelombang tinggi, badai, atau risiko tsunami. Penyelenggara menyebut kapal dapat bergerak menuju area lepas pantai jika diperlukan.

Dalam kondisi tertentu, gelombang di laut lepas bisa lebih rendah dibandingkan area pelabuhan. Alhasil, kapal dinilai memiliki opsi evakuasi.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya