Lalu, bagaimana dokter tahu kalau seseorang punya gejala itu saat kecil? Biasanya, psikolog atau psikiater akan mewawancarai orang-orang terdekatmu, seperti keluarga, pasangan, atau teman lama, dan mungkin melihat catatan sekolahmu di masa lalu.
Banyak orang dewasa baru terdiagnosis karena berbagai alasan. Bisa jadi saat kecil, lingkungan dan orang tuanya sangat suportif sehingga gejalanya bisa terkelola dengan baik hingga mereka beranjak dewasa dan menghadapi tekanan pekerjaan. Pada perempuan, gejala ADHD juga lebih sering terlewatkan saat masih kanak-kanak.
Tak ada kata terlambat untuk mencari diagnosis. Jika kamu didiagnosis dengan ADHD di usia dewasa, jangan khawatir karena perawatan yang tepat bisa sangat membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidupmu. Dua metode perawatan yang paling umum adalah:
Menjalani hari-hari dengan ADHD mungkin terasa menantang, tetapi dengan dukungan dan penanganan yang tepat, orang dewasa dengan ADHD tetap bisa hidup dengan produktif dan sukses. Jika kamu merasa relate dengan ciri-ciri di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental, ya!
(Agustina Wulandari )