Kemasan berwujud lapisan tipis dari gelatin kini makin populer karena tidak beracun dan harganya terjangkau. Gelatin juga diakui aman oleh badan pengawas makanan. Hebatnya, film gelatin ini sering ditambahkan kandungan selulosa antimikroba yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit bawaan makanan, seperti E. coli.
Sedotan, botol minuman, tutup botol, gelas Styrofoam, dan kantong plastik adalah penyumbang sampah lingkungan yang paling besar. Plastik ini tak bisa terurai alami, melainkan hancur menjadi mikroplastik yang mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan.
BPA adalah zat adiktif yang sering digunakan dalam pembuatan produk plastik. Zat ini bisa berpindah dari kemasan langsung ke dalam makananmu. Jika termakan, BPA bisa meningkatkan risiko masalah kesuburan hingga gangguan metabolisme.
Penggunaan wadah plastik sekali pakai untuk makanan bawa pulang menyumbang tumpukan sampah yang sangat besar, yang berujung pada polusi dan racun lingkungan.
(Agustina Wulandari )