Otak Bisa Alami Kerusakan Permanen 4 Sampai 6 Menit saat Henti Jantung Tanpa CPR, Begini Penjelasan Dokter

Djanti Virantika, Jurnalis
Rabu 01 Juli 2026 10:05 WIB
Otak Bisa Alami Kerusakan Permanen 4 Sampai 6 Menit saat Henti Jantung Tanpa CPR. (Foto: Freepik)
Share :

2. Penanganan Cepat

dr. Andi Sitti menjelaskan bahwa kondisi kekurangan oksigen pada otak atau hipoksia serebri dapat terjadi sangat cepat ketika aliran darah berhenti akibat henti jantung. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan otak yang bersifat permanen.

Menurutnya, meskipun pasien berhasil disadarkan kembali setelah mengalami henti jantung, bukan berarti kondisi tubuh akan kembali normal sepenuhnya.

“Nah itu bisa terjadi permanen. Misalnya dia sudah sadar lagi, pasti ada keluhan-keluhan atau gejala sisa. Bisa kejang, bisa penurunan kesadaran. Jadi tidak sembuh sempurna,” jelas dr. Andi Sitti.

Dengan begitu, tindakan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) sangat penting dilakukan secepat mungkin pada kasus henti jantung untuk menjaga aliran oksigen ke otak sebelum bantuan medis lebih lanjut diberikan. Dengan penanganan cepat, risiko kerusakan otak permanen dapat diminimalkan dan peluang keselamatan pasien menjadi lebih besar.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya