Benarkah Tren Minum Kopi Gen Z Lebih Ramah Lingkungan?

Niko Prayoga , Jurnalis
Senin 29 Juni 2026 15:18 WIB
Benarkah Tren Minum Kopi Gen Z Lebih Ramah Lingkungan? (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA – Tren ngopi di kalangan Generasi Z (Gen Z) tak hanya menjadi bagian dari gaya hidup, tetapi juga disebut memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan konsumsi minuman beralkohol. Penilaian ini didasarkan pada perbedaan jejak lingkungan (environmental footprint) sepanjang proses produksi hingga distribusi kedua jenis minuman tersebut.

Praktisi bisnis lingkungan, Bang Sap, dalam unggahan video di akun Instagramnya menjelaskan bahwa setiap jenis minuman memiliki jejak lingkungan masing-masing. Menurutnya, dampak tersebut tidak hanya diukur dari produk akhirnya, tetapi juga mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari bahan baku, penggunaan energi, kemasan, transportasi, hingga limbah yang dihasilkan.

"Minuman apa pun, kopi, bir, wine, punya jejak lingkungan masing-masing. Dan cara mengukurnya bukan dari produknya saja, tapi dari seluruh prosesnya, bahan baku, energi, kemasan, transportasi, sampai limbah akhirnya," kata Bang Sap.

Minuman Beralkohol Kurang Ramah Lingkungan

Ia menjelaskan, salah satu alasan minuman beralkohol dinilai kurang ramah lingkungan adalah penggunaan botol kaca sebagai kemasan. Selain membutuhkan energi lebih besar untuk diproduksi, botol kaca juga lebih berat sehingga meningkatkan emisi selama proses distribusi.

"Sebagian besar diimpor dari jauh, lalu harus disimpan dalam kondisi dingin sepanjang perjalanan, mulai dari pabrik, gudang, sampai ke bar. Belum sempat dituang, jejak energinya sudah menumpuk," tuturnya.

Sebaliknya, Bang Sap menilai budaya minum kopi, khususnya kopi lokal, cenderung memiliki jejak lingkungan yang lebih rendah. Kopi umumnya diseduh langsung di tempat, disajikan menggunakan gelas yang dapat dipakai berulang kali, serta banyak menggunakan biji kopi dari petani lokal.

"Bandingkan dengan budaya kopi lokal, diseduh langsung di tempat, disajikan di gelas yang dipakai berulang, bahan bakunya pun banyak yang datang dari petani dalam negeri. Kopi memang punya dampak juga buat lingkungan, hanya saja rantainya jauh lebih pendek dan jauh lebih ringan," tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya