JAKARTA - Cuka apel sudah lama dikenal sebagai salah satu bahan alami yang disebut-sebut dapat membantu menurunkan berat badan. Tren ini terus bermunculan di media sosial, bahkan banyak orang mengaku berhasil menurunkan bobot tubuh setelah rutin mengonsumsinya.
Meski begitu, benarkah cuka apel memang efektif untuk membantu diet? Jawabannya tidak sesederhana itu. Sejumlah penelitian memang menunjukkan adanya potensi manfaat, tetapi bukti ilmiahnya masih terbatas dan belum cukup kuat untuk menyimpulkan bahwa cuka apel merupakan solusi ampuh menurunkan berat badan.
Melansir Prevention, cuka apel (apple cider vinegar/ACV) merupakan cairan hasil fermentasi sari apel. Proses pembuatannya melibatkan ragi dan bakteri yang mengubah gula alami dalam apel menjadi alkohol, kemudian difermentasi kembali hingga menghasilkan asam asetat, yaitu senyawa utama yang memberi rasa asam khas pada cuka.
Selain memiliki cita rasa yang tajam, cuka apel juga mengandung sejumlah senyawa yang diduga memberikan manfaat bagi kesehatan.
Para ahli menegaskan bahwa hingga saat ini cara paling efektif menurunkan berat badan tetap melalui defisit kalori, yakni mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh, disertai aktivitas fisik secara rutin.