JAKARTA - Perawatan kulit (skincare) mengharuskan kamu memakai berlapis-lapis produk setiap pagi dan malam. Kadang abai memakainya karena terlalu lelah atau lupa dengan rutinitas skincare.
Untuk itu, hadir tren skinimalism yang mulai mengambil alih dunia kecantikan dan menjadi topik hangat di kalangan ahli dermatologi maupun media global. Konsepnya sederhana: menggunakan lebih sedikit produk, namun memberikan hasil yang lebih maksimal untuk kulit.
Yuk, bedah mengapa tren ini sangat disarankan oleh para ahli.
Melansir Vogue, skinimalism adalah gabungan dari kata skin (kulit) dan minimalism (minimalisme). Berbeda dengan rutinitas sepuluh langkah yang sempat sangat populer, skinimalisme mengajak orang untuk kembali ke rutinitas dasar.
Intinya adalah merawat wajah secukupnya dan memberikan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh kulit, tanpa membebaninya dengan terlalu banyak tren atau bahan kimia.
Menurut para pakar dermatologi, menggunakan terlalu banyak produk justru bisa menjadi bumerang. Berikut alasannya: