Bisnis jastip menawarkan peluang keuntungan yang cukup besar. Penyedia jasa dapat memperoleh pendapatan dari biaya titip maupun selisih harga jual barang yang dibeli.
Sebagai contoh, sebuah produk yang dibeli seharga Rp1 juta di luar negeri bisa dijual kembali dengan harga lebih tinggi setelah ditambahkan biaya jasa dan operasional.
2. Modal Awal Relatif Kecil
Salah satu daya tarik bisnis jastip adalah tidak membutuhkan modal besar. Pelaku usaha umumnya hanya membeli barang setelah menerima pesanan dari pelanggan.
Dengan sistem tersebut, risiko stok menumpuk dapat diminimalkan karena pembelian dilakukan berdasarkan permintaan konsumen.
3. Mudah Dijalankan