Banyak pria tetap melakukan masturbasi meski sedang menjalani hubungan yang sehat dan harmonis. Aktivitas ini sering kali dilakukan sebagai bentuk relaksasi, pelepas stres, atau bagian dari eksplorasi seksual pribadi.
Karena itu, masturbasi tidak otomatis mencerminkan adanya masalah dalam hubungan dengan pasangan.
Tubuh pria sebenarnya memproduksi sperma setiap hari. Namun, proses lengkap pembentukan dan pematangan sperma atau spermatogenesis membutuhkan waktu sekitar 64 hari.
Selama proses tersebut, testis menghasilkan jutaan sperma baru setiap harinya. Sperma yang telah matang kemudian disimpan di epididimis sebelum dikeluarkan saat ejakulasi.
Karena produksi sperma berlangsung terus-menerus, tubuh akan terus mengganti sperma yang telah dikeluarkan. Itulah sebabnya masturbasi tidak membuat persediaan sperma habis atau menyebabkan kemandulan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)