Dalam skema tersebut, dokter umum di puskesmas akan mendapatkan pelatihan khusus untuk melakukan skrining penyakit hati dan menangani kasus-kasus dasar sesuai kompetensinya.
Budi berharap deteksi dini dapat dilakukan sedekat mungkin dengan masyarakat sehingga pasien bisa segera memperoleh terapi sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat.
“Semua skrining itu yang awal bisa dilakukan di puskesmas. Dokter GP-nya kita latih sehingga ada basic yang bisa dilakukan di puskesmas,” ujarnya.
Selain memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, pemerintah juga berencana menyiapkan mekanisme insentif bagi tenaga medis di puskesmas agar program tersebut dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)