Dalam beberapa kasus, pasien bahkan diperbolehkan pulang sehari setelah tindakan dilakukan. Meski begitu, cryoablation bukan berarti menggantikan operasi sepenuhnya.
Dokter menegaskan setiap metode memiliki indikasi berbeda tergantung ukuran tumor, lokasi kanker, dan kondisi tubuh pasien. Untuk saat ini, cryoablation umumnya digunakan pada tumor paru berukuran kecil, sekitar di bawah 3–4 cm, terutama yang berada di area pinggir paru.
Selain untuk kanker paru primer, metode ini juga bisa digunakan pada kanker yang sudah menyebar ke paru dari organ lain, seperti kanker payudara atau kanker ovarium, selama jumlah penyebarannya masih terbatas. Cryoablation dinilai menjadi salah satu contoh pendekatan terapi yang lebih personal dan nyaman bagi pasien karena minim luka operasi dan masa pemulihan lebih singkat.
Para dokter juga menilai metode ini berpotensi dikombinasikan dengan imunoterapi di masa depan, setelah beberapa studi awal menunjukkan cryoablation dapat membantu mengaktivasi respons imun tubuh terhadap sel kanker.
(Agustina Wulandari )