JAKARTA - Teknologi MRI kini semakin berperan penting dalam membantu dokter mendeteksi berbagai penyakit saraf secara lebih detail dan akurat. Ternyata tak hanya untuk mendeteksi stroke, MRI juga dapat membantu membedakan penyakit lain yang memiliki gejala mirip.
Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Thio Ananda Steven, Sp.Rad mengatakan, pemeriksaan MRI paling sering digunakan untuk kasus neurologi dan ortopedi.
“Penyakit-penyakit sebagian besar memang yang dilakukan secara klinis seperti bagian neurologi dan ortopedi,” ujar dr. Thio dalam media briefing MRI 3.0 Tesla (3T) RS Bethsaida Gading Serpong pada Kamis (21/5/2026).
Salah satu penyakit yang hanya bisa dideteksi dengan MRI adalah Multiple Sclerosis. Penyakit ini merupakan autoimun yang menyerang sistem saraf pusat.
Menurut dr. Thio, penyakit ini sulit dikenali karena beberapa gejalanya mirip dengan stroke ringan atau gangguan pembuluh darah kecil di otak. Karena itu lah MRI sangat diperlukan untuk membantu dokter melihat kerusakan jaringan pada otak pasien.