JAKARTA - Publik tengah dihebohkan dengan penularan Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius. Penularan virus itu membuat tiga penumpang meninggal dunia.
Fenomena ini sontak membuat publik heboh. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pun melakukan langkah pencegahan guna mengantisipasi virus masuk ke Indonesia.
Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, seperti tikus, dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Penularan biasanya terjadi melalui udara yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur tikus.
Infeksi hantavirus bisa berkembang menjadi kondisi berbahaya seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome yang menyerang sistem pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini.
Demam Tinggi Mendadak
Gejala awal hantavirus sering kali ditandai dengan demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba. Suhu tubuh bisa meningkat drastis dan biasanya disertai rasa tidak nyaman pada tubuh.
Nyeri Otot yang Parah
Penderita sering mengalami nyeri otot, terutama di bagian paha, pinggul, punggung, dan bahu. Rasa nyeri ini bisa cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kelelahan Ekstrem
Tubuh terasa sangat lemas dan tidak bertenaga, bahkan setelah beristirahat. Kelelahan ini menjadi salah satu tanda umum infeksi virus.
Gangguan Pencernaan
Beberapa penderita mengalami mual, muntah, diare, atau sakit perut. Gejala ini sering muncul di fase awal dan bisa membuat kondisi tubuh semakin melemah.
Sesak Napas
Gejala yang paling serius adalah kesulitan bernapas. Hal ini terjadi karena cairan mulai menumpuk di paru-paru, yang dapat berkembang menjadi kondisi darurat medis.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)