Sani juga mengatakan bahwa orangtua perlu memahami jika muncul rasa takut pada anak bertemu orang baru di kemudian hari. Cara tepat perlu dilakukan juga demi memulihkan kembali mental sang anak.
Cara yang bisa dilakukan adalah membuat lingkaran kecil. Jadi orangtua bisa mengajak anaknya masuk ke lingkaran kecil dahulu bersama orang-orang yang memang dikenalnya. Kemudian, perlahan mengenalkan orang baru lagi perlahan hingga akhirnya terbangun rasa aman.
“Paling kalau anak takut dengan orang baru, kita harus memahami,” tutur Sani.
“Jadi buatlah lingkaran kecil-kecil dulu. Dari lingkaran pertama yang baru dikenal, baru masuk orang baru lagi, hingga dia akhirnya membangun rasa aman. Insya Allah itu, bisa kita anggap sudah recovery secara mental,” tutupnya.
(Djanti Virantika)