JAKARTA — Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penurunan berat badan tidak selalu berbanding lurus dengan peningkatan kesehatan secara keseluruhan.
Berdasarkan laporan Reuters, obat berbahan semaglutide yang dipasarkan sebagai Wegovy oleh Novo Nordisk dinilai memiliki kemampuan lebih baik dalam mempertahankan massa tanpa lemak dibandingkan tirzepatide yang dikembangkan oleh Eli Lilly.
Dalam analisis yang melibatkan ribuan pasien, pengguna tirzepatide tercatat mengalami penurunan massa tanpa lemak sekitar 1,1 persen lebih besar dalam tiga bulan pertama penggunaan. Selisih tersebut meningkat menjadi sekitar 2 persen setelah satu tahun, jika dibandingkan dengan pengguna semaglutide.
Hal ini menjadi perhatian karena massa otot berperan penting dalam menjaga kekuatan tubuh, metabolisme, serta daya tahan fisik. Penurunan berat badan yang tidak disertai perlindungan terhadap massa otot berpotensi menurunkan kualitas kesehatan secara keseluruhan.
Peneliti menekankan bahwa keberhasilan program penurunan berat badan tidak hanya dilihat dari angka di timbangan, tetapi juga dari komposisi tubuh yang tetap seimbang. Menjaga massa otot menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung kesehatan jangka panjang.