“Kotoran yang baru keluar itu belum menular. Butuh waktu 1–5 hari di luar tubuh untuk jadi aktif,” jelasnya.
Artinya, jika pemilik rutin membersihkan litter box setiap hari, risiko penularan nyaris tidak ada. Ia juga meluruskan kesalahpahaman lain yang sering beredar, yaitu toksoplasma dapat menular hanya karena mengelus bulu kucing dan terkena air liur kucing.
Menurutnya, penularan biasa terjadi melalui jalur tangan ke mulut, misalnya setelah membersihkan kotoran tanpa mencuci tangan. Untuk itu, ia menegaskan bahwa risiko penyakit lebih dipengaruhi oleh kebersihan manusia, bukan keberadaan kucing itu sendiri.
Dokter Tubagus pun membagikan beberapa tips sederhana agar tetap aman memelihara kucing:
Dengan begitu, ia mengingatkan bahwa memelihara kucing tetaplah aman asal kebersihan dijaga dengan baik. Ia pun menegaskan bahwa bukan kucing yang menyebabkan penyakit, namun kebiasaan kurang memperhatikan kebersihanlah yang menjadi faktor utama penularan penyakit.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)