JAKARTA - Perjalanan arus balik Lebaran telah dimulai. Banyak masyarakat berbondong-bondong kembali ke Jakarta setelah liburan Idul Fitri.
Di balik arus balik, ada risiko besar yang kerap diabaikan, yaitu microsleep saat berkendara. Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur singkat selama beberapa detik tanpa disadari, biasanya akibat kelelahan atau kurang tidur.
Dalam situasi berkendara, kondisi ini sangat berbahaya karena dapat membuat pengemudi kehilangan fokus, bahkan kendali atas kendaraan dalam waktu singkat. Terlebih saat arus balik, ketika jalanan padat, waktu tempuh lebih lama, dan kondisi fisik mudah menurun, risiko microsleep meningkat drastis.
Oleh karena itu, penting bagi setiap pengemudi untuk memahami cara mengatasi dan mencegah microsleep agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
1. Istirahat Secara Berkala