Menkes Ungkap Penyakit Jantung Bawaan Masih Jadi Momok untuk Anak-anak

Annastasya Rizqa, Jurnalis
Jum'at 20 Februari 2026 13:00 WIB
Menkes Ungkap Penyakit Jantung Bawaan Masih Jadi Momok untuk Anak-anak (Foto: Okezone)
Share :

Data Asia Tenggara menunjukkan prevalensi PJB sebesar 9–10 per seribu kelahiran hidup. Setiap 100 bayi lahir, terdapat 1 bayi yang menderita PJB. Data yang ada menunjukkan sekurangnya 45 ribu bayi per tahun lahir dengan PJB. Data Murni dkk. (2021) menyebutkan adanya keterlambatan deteksi penyakit jantung bawaan di Indonesia sebesar 60,8%.

“Kami melakukan skrining, khususnya di wilayah dengan prevalensi PJB yang tinggi. Kegiatan ini kemudian dicatatkan dalam Rekor MURI sebagai ‘Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan Secara Serentak kepada Anak Terbanyak’. Ke depannya, kami berharap PERKI bisa terus berkontribusi untuk pemerintah dan bangsa dalam bidang pediatrik ini. Karena setiap detak jantung adalah harapan,” jelasnya.

Program skrining PJB ini ditujukan bagi siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah luar biasa, serta pesantren, dan dilaksanakan di 29 kota dan kabupaten di 24 provinsi di Indonesia, mulai dari Banda Aceh hingga Jayapura.

Selain bertujuan menjaring kasus PJB pada anak usia di bawah 18 tahun dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai PJB, kegiatan deteksi dini ini juga diharapkan dapat menghasilkan gambaran prevalensi PJB nasional serta menjadi langkah awal pengumpulan data registri PJB nasional.

Data yang dihasilkan dari program skrining ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai permasalahan PJB di Indonesia dan menjadi salah satu acuan penting dalam perumusan program nasional untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian anak.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya